Category: Uncategorized

  • Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan kepada 3 Polisi yang Bantu Warga

    Kapolda Metro Jaya Beri Penghargaan kepada 3 Polisi yang Bantu Warga


    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri memberikan penghargaan kepada tiga personel yang berdedikasi. Penghargaan tersebut diberikan atas tindakan kemanusiaan dalam membantu warga yang dilakukan ketiganya.
    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolda Metro Jaya dalam Apel Pamen Satker Polda Metro Jaya di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Rabu (23/9/2026).

    Dalam apel tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi atas tindakan ketiga personel yang menolong masyarakat. Menurutnya, pertolongan yang terlihat sederhana dapat memiliki arti besar bagi warga yang sedang membutuhkan.

    “Hal yang mereka lakukan mungkin kecil, tapi bagi masyarakat yang menikmatinya itu salah satu hal yang luar biasa,” kata Komjen Asep.

    Komjen Asep juga meminta para pejabat utama dan pimpinan satuan kerja terus memberikan arahan kepada personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjaga sikap dalam memberikan pelayanan.

    “Tidak boleh menyakiti hati masyarakat, siapa pun itu. Dan yang kedua, jadilah polisi yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegasnya.

    Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan apresiasi pimpinan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap anggota yang menunjukkan kepekaan dan memberikan manfaat langsung kepada warga.

    Kapolda Metro Jaya memberikan penghargaan kepada 3 personel penolong masyarakat, Rabu (23/9/2026). (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
    “Ini menjadi apresiasi bagi anggota yang hadir dan memberikan pertolongan ketika masyarakat membutuhkan. Semangat untuk peduli dan memberi manfaat seperti ini perlu terus tumbuh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kombes Budi.

    Adapun, tiga personel penerima penghargaan tersebut yakni Iptu Rahmat Gunawan, Kanit Samapta Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan, yang menolong korban pencopetan sekaligus membelikan tiket kereta api agar dapat melanjutkan perjalanan.

    Apresiasi berikutnya diberikan kepada Aiptu Dadang, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Cabe, Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan. Ia memberikan pertolongan kepada seorang warga yang mengalami serangan jantung hingga mendapat penanganan tim medis.

    Sementara itu, Brigadir Muhammad Ferdiansyah, Banit Unit 4 Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya, menerima penghargaan atas kepeduliannya memberikan bantuan uang dan helm berstandar SNI kepada seorang pengemudi ojek online.

  • Hadir Lebih Dekat dengan Pelajar, Polda Metro Jaya Gagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Sekokah

    Hadir Lebih Dekat dengan Pelajar, Polda Metro Jaya Gagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Sekokah

    Hadir Lebih Dekat dengan Pelajar, Polda Metro Jaya Gagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar di Sekokah

    JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menggagas Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar sebagai upaya memperkuat perlindungan dan pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah. Gagasan tersebut disampaikan di Balai Sarbini, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).

    Bagi orang tua dan sekolah, rasa aman tidak hanya berarti memastikan anak tiba dan pulang dengan selamat. Anak-anak juga membutuhkan sosok yang mau mendengar, memahami persoalan mereka, serta membantu ketika menghadapi ajakan atau pengaruh yang dapat merugikan masa depannya.

    Program tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) yang telah diluncurkan Kapolda Metro Jaya pada 11 Maret 2026. FKPMS sebelumnya dikembangkan di 11 sekolah di Jakarta sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam melakukan deteksi dini serta menangani berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, personel kepolisian diarahkan hadir lebih dekat dengan siswa melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang berkelanjutan. Kehadiran tersebut tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi ditujukan untuk membangun kedekatan agar pelajar memiliki ruang yang aman untuk bertanya, bercerita, dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

    “Yang kita bangun melalui program ini adalah sistem pencegahan sejak dini agar anak-anak kita tidak masuk situasi yang bisa merugikan masa depannya,” kata Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

    Bagi para pelajar, program ini diharapkan menghadirkan polisi sebagai sahabat yang dapat dipercaya. Personel akan memberikan pemahaman mengenai risiko berbagai tindakan yang melanggar hukum sekaligus membantu siswa menghadapi tekanan, ajakan, ataupun pengaruh yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi yang merugikan.

    Orang tua dan sekolah juga menjadi bagian penting dalam pola pendampingan tersebut. Komunikasi yang terbuka diharapkan membantu setiap persoalan dikenali lebih awal sehingga dapat ditangani bersama sebelum berkembang lebih jauh.

    Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa perlindungan terhadap pelajar tidak dapat dijalankan oleh kepolisian sendiri. Karena itu, personel diminta memahami karakter lingkungan sekolah, mengenali dinamika yang dihadapi siswa, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru dan orang tua.

    Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat tujuan FKPMS dalam membangun sistem pencegahan terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan, termasuk perundungan, kekerasan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, serta persoalan lain yang dapat mengganggu keamanan dan perkembangan pelajar.

    Melalui Program Bapak Asuh, Ibu Asuh, dan Sahabat Pelajar, Polda Metro Jaya mendorong terbangunnya kemitraan yang lebih erat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan siswa. Polisi diharapkan hadir bukan sebagai sosok yang ditakuti, melainkan sebagai pihak yang dapat dipercaya, mau mendengar, dan membantu pelajar ketika menghadapi persoalan yang dapat merugikan masa depannya.

  • Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Soetta Terdampak Abu Anak Krakatau, Polisi Buka Posko Kesehatan-Bagikan Masker

    Oplus_16908288

    Jakarta – Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah penerbangan dibatalkan karena sebaran abu vulkanik dari Anak Krakatau.
    Dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, Sidokkes Polresta Bandara Soekarno-Hatta melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis kepada penumpang serta pengguna jasa bandara yang mengalami penundaan keberangkatan.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (6/9/2026), dengan menyasar area Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan jajaran Polresta Bandara Soekarno-Hatta dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak gangguan operasional penerbangan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

    Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana, menegaskan bahwa dalam situasi gangguan penerbangan akibat faktor alam, keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.

    “Polresta Bandara Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan kepada masyarakat. Dalam kondisi seperti ini, kami mengimbau seluruh penumpang untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, menggunakan masker, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola bandara,” kata Wisnu.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kepada penumpang maupun pengguna jasa bandara. Petugas juga memberikan masker serta imbauan untuk menggunakan masker, khususnya sebagai langkah perlindungan terhadap paparan abu vulkanik.

    Selain itu, personel memberikan vitamin dan obat-obatan sesuai kebutuhan kepada penumpang maupun pengguna jasa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

    Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Kasidokkes Polresta Bandara Soetta Penata Tk. I Dedy Kurniawan, S.Kep., bersama personel Sidokkes, dengan didukung anggota Satlantas Polresta Bandara Soetta dan anggota Pospol Bandara Soetta.

    Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik. Utamakan keselamatan, ikuti petunjuk petugas di lapangan, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang disediakan apabila membutuhkan bantuan,” tambahnya.

    Sementara itu, BMKG pada Minggu (6/9/2026) melaporkan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak terhadap atmosfer serta keselamatan penerbangan. Kondisi operasional bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.

    Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandara Soekarno-Hatta memastikan kehadiran personel tidak hanya dalam aspek pengamanan dan kelancaran pelayanan, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kebutuhan masyarakat yang terdampak situasi darurat di lingkungan bandara.

  • 80 TAHUN BUKAN HANYA SEKADAR ANGKA, INI ADALAH BUKTI DEDIKASI TANPA HENTI UNTUK SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

    80 TAHUN BUKAN HANYA SEKADAR ANGKA, INI ADALAH BUKTI DEDIKASI TANPA HENTI UNTUK SELALU HADIR DI TENGAH MASYARAKAT

    Dari hiruk-pikuk perkotaan hingga pelosok desa di Sumatera Selatan, komitmen kami tetap sama, menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan terbaik.

    Kami menyadari bahwa perjalanan ini belum sempurna, oleh karena itu kami akan terus berbenah untuk menjadi lebih baik lagi demi masyarakat.

    Atas nama keluarga besar Kepolisian Daerah Sumatera Selatan beserta Bhayangkari, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80.

    Terima kasih yang mendalam atas segala dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat Sumatera Selatan kepada Polri.

    Dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae”, mari bersama-sama kita wujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan sejahtera!

    #HariBhayangkara80 #IrjenPolSandiNugroho #KapoldaSumsel #PoldaSumsel #SumateraSelatan

  • Kapolda Sumsel dan PT Pertamina EP Teken Kerja Sama Strategis Pengelolaan Sumur Minyak

    Kapolda Sumsel dan PT Pertamina EP Teken Kerja Sama Strategis Pengelolaan Sumur Minyak

    Baca artikel detiknews, “Polda Sumsel Kerja Sama dengan Pertamina EP, Dukung Ketahanan Energi Nasional”

     

    PALEMBANG (tribratanews.jatim.polri.go.id) – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat komitmen institusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud dukungan penuh kepolisian terhadap implementasi Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 14 Tahun 2025. Aturan tersebut menata pengelolaan sumur minyak oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, dan UMKM agar berjalan secara tertib, aman, legal, serta produktif.

    “Komitmen utama dari tata kelola sumur minyak ini adalah memastikan tidak boleh lagi ada korban jiwa akibat insiden kecelakaan kerja, dan tidak boleh lagi ada pencemaran lingkungan. Ke depan, lingkungan yang terlanjur terdampak harus kita revitalisasi bersama. Ini adalah tanggung jawab kita terhadap anak cucu kelak,” ujar Kapolda Sumsel dalam sambutannya, Senin (11/5/2026).

    Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, sinergi ini bertujuan untuk mengubah aktivitas yang sebelumnya tidak sesuai aturan menjadi legal dan terstruktur. Ia pun mendorong agar pihak Pertamina dapat menyerap hasil produksi masyarakat secara maksimal, dengan standar kualitas serta harga beli yang transparan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara nyata.

    Menurutnya, kehadiran Polri di lapangan secara khusus ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dan mengantisipasi potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Pendekatan utama yang dikedepankan adalah langkah preemtif dan preventif melalui edukasi hukum dan pembinaan yang berkelanjutan, bersinergi dengan Satgas Terpadu lintas sektoral.

    Irjen Pol. Sandi memberikan peringatan bagi pihak-pihak yang tidak mematuhi kesepakatan tata kelola yang baru.

    “Bagi oknum yang masih berupaya menjalankan praktik penyulingan atau pengeboran di luar tata kelola yang disepakati ini, kami jajaran Polda Sumsel telah berkomitmen penuh untuk melakukan tindakan hukum yang tegas,” jelasnya.

    Melalui sinergi lintas sektoral ini, ujar Kapolda, dapat dilakukan antisipasi berbagai potensi dinamika di lapangan. Dengan begitu, diharapkan lifting minyak naik, kesejahteraan masyarakat bertambah, kelestarian lingkungan terjaga, dan situasi keamanan tetap kondusif.

    Penandatanganan kerja sama ini juga diharapkan Kapolda menjadi langkah monumental yang mengukuhkan sinergi berkelanjutan antara Polri, pemerintah, dan sektor energi. Ke depan, Polda Sumsel akan terus memberikan pengabdian terbaiknya dalam mengawal implementasi tata kelola ini agar wilayah Sumsel tidak hanya berkontribusi maksimal terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi model percontohan pengelolaan sumber daya alam yang tertib hukum, berwawasan lingkungan, dan membawa kemakmuran merata bagi rakyat.

  • SPPG Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara Jadi Dapur Jadi Terbaik Dan Terima Penghargaan

    SPPG Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara Jadi Dapur Jadi Terbaik Dan Terima Penghargaan

    Jakarta — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-DKI Jakarta dari Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

    Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra di Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Metro Jakarta Utara, pengelola SPPG, Yayasan Bhayangkari, dan para mitra yang selama ini mendukung program tersebut.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan dapur, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    SPPG Pegangsaan Dua dinilai memenuhi sejumlah kriteria penilaian BGN. Di antaranya kelengkapan denah alur masuk dan keluar atau in-out SPPG, fasilitas yang sesuai aturan BGN, kelengkapan sertifikasi, serta kondisi dapur yang terjaga, bersih, dan terpelihara.

    Selain itu, keaktifan Kepala SPPG dalam pelaporan juga menjadi salah satu poin penting penilaian. Pelaporan dilakukan melalui aplikasi Tawas untuk laporan mingguan dan bulanan, serta SIBGN untuk laporan harian.

    Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pegangsaan Dua diwakili M. Riezki Persada selaku Kepala SPPG Pegangsaan Dua dan Rachel Tiurmaida selaku Kepala SPPG 2 Pegangsaan Dua. Hadir pula perwakilan Yayasan Bhayangkari dan mitra pendukung.

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menegaskan pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui tata kelola SPPG yang tertib, higienis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

    “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi semangat bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.

  • Dukung Ketahanan Energi, Polda Sumsel Kawal Tata Kelola Sumur Minyak Warga

    Dukung Swasembada Energi, Kapolda Sumsel Perkuat Tata Kelola Sumur Masyarakat

    Dokumentasi Polda Sumsel

    Palembang. Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat dukungan terhadap agenda ketahanan energi nasional melalui pengawalan transformasi tata kelola sumur minyak masyarakat. Langkah ini menjadi bagian strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem usaha migas yang legal, aman, dan berkelanjutan di wilayah Sumsel.

    Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dalam Rapat Koordinasi Dukungan Forkopimda terkait penerapan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 14 Tahun 2025. Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan daerah dalam mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional, sekaligus memperbaiki tata kelola aktivitas migas masyarakat yang selama ini masih berlangsung di luar sistem legal.

    Kapolda Sumsel menegaskan, Polri siap mengawal perubahan paradigma dari aktivitas ilegal menuju sistem legal berbasis regulasi. Menurutnya, legalisasi sumur minyak masyarakat tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi, namun juga menjamin keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta stabilitas keamanan wilayah.

    “Polri siap mendukung penuh transformasi ini. Namun, seluruh aktivitas harus memenuhi standar keamanan, kualitas produksi, dan pengelolaan lingkungan. Ini penting agar masyarakat terlindungi dan kegiatan ekonomi berjalan berkelanjutan,” jelas Kapolda Sumsel dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/26).

    Polda Sumsel akan terlibat aktif dalam tim gabungan lintas sektor sesuai amanat regulasi. Dalam hal ini, anggota Polri berperan melakukan pembinaan masyarakat, pengawasan keamanan operasional, hingga penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap aktivitas yang tidak sesuai ketentuan.

    Lebih lanjut ia memaparkan, transformasi tata kelola ini diyakini mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah penghasil migas. Melalui skema legal yang melibatkan BUMD, koperasi, maupun UMKM, masyarakat dapat memperoleh manfaat ekonomi secara langsung tanpa dibayangi risiko hukum maupun keselamatan kerja.

    Selain itu, Kapolda Sumsel juga mendorong percepatan pembentukan pilot project sebagai model percontohan tata kelola migas rakyat yang ideal. Model ini diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan secara terstruktur dan berkelanjutan.

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa dukungan terhadap kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi program Presisi Polri dalam mendukung pembangunan nasional. Dengan sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadikan Sumatera Selatan sebagai daerah percontohan dalam tata kelola migas rakyat yang modern, legal, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta kepentingan nasional.

    “Kami berkomitmen memastikan proses transformasi ini berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Polda Sumsel akan terus mengawal agar seluruh potensi sumber daya alam dapat dikelola secara legal dan berkelanjutan,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Melalui pendekatan pengawasan berbasis teknologi dan strategi humanis, Polda Sumsel bersama Satgas Terpadu akan terus memantau aktivitas di lapangan. Penertiban difokuskan pada kegiatan di luar skema legal guna menjamin keamanan investasi serta keberlanjutan sektor energi di Sumatera Selatan.

  • Polres Metropolitan Jakarta Timur turut membangun kerjasama dengan Universita Borobudur

    Pusat Studi Kepolisian • Polres Metropolitan Jakarta Timur turut membangun kerjasama dengan Universita Borobudur

    Pada hari Selasa tanggal 07 April 2026, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, SIK, M.Si melaksanakan kegiatan audiensi ke Universitas Borobudur, dalam rangka pembahasan tehnis Pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisan.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama yang telah terjalin antara Polda Metro Jaya dengan Universitas Borobudur tentang Penyelenggaraan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur.

    Kegiatan audiensi diisi dengan diskusi pembahasan tehnis mengenai point-point kerja sama yang akan dilaksanakan, setidaknya terkait tukar data, riset ilmiah serta kegiatan pengabdian kemasyarakatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur.

    Pada moment tersebut Wakapolres Metro Jakarta Timur hadir bersama Kasat Binmas dan perangkat Posko. Sedangkan dari pihak kampus dihadiri langsung oleh pejabat rektorat Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Dr. Syaiful, M.Si, Direktur Pascasarjana Prof. Fasial Santiago, S.H., M.M selaku penanggungjawab Pusat Studi Kepolisian dari pihak Universitas Borobudur, serta pejabat pendamping lainnya.

    Dalam pertemuan ini juga telah disepakati pendirian Posko Pusat Studi Kepolisian di dalam kampus Universitas Borobudur yang nantinya akan dipergunakan sebagai sekretariat bersama.

  • Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla

     

    Kapolda Riau Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Karhutla di Tengah Ancaman El Nino


    RIAU — Tantangan pelestarian lingkungan dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau memasuki babak krusial seiring dengan datangnya fenomena El Nino. Menghadapi risiko yang kian meningkat, Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, menekankan pentingnya semangat kolektif dan kerja sama lintas sektor sebagai benteng utama perlindungan wilayah.

    Dalam sebuah pernyataan terbaru, Irjen Pol. Herry Heryawan menggarisbawahi bahwa penanganan Karhutla bukanlah tugas yang bisa dipikul oleh satu instansi saja. Menurutnya, kerentanan lahan di Riau memerlukan pengawasan dan aksi cepat yang terintegrasi.

    “Di tengah ancaman El Nino yang meningkatkan risiko Karhutla, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi BNPB/D, TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci untuk melindungi lingkungan dan keselamatan bersama,” tegas Kapolda.

    Pesan kolaborasi ini bukan sekadar retorika. Di berbagai titik di Riau, upaya preventif terus digalakkan melalui program “Green Policing”. Salah satu aksi nyata yang baru-baru ini dilakukan adalah penanaman pohon Geronggang di Desa Tanjung Punak. Pohon Geronggang dipilih karena kemampuannya beradaptasi di lahan gambut, yang sekaligus berfungsi sebagai upaya restorasi ekosistem.

    Selain penghijauan, dukungan terhadap produktivitas masyarakat lokal juga menjadi prioritas. Penyerahan bantuan mesin ketinting kepada warga setempat menjadi simbol bahwa perlindungan lingkungan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dengan alat tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih berdaya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan tanpa harus merusak hutan.

    Menjaga “Napas” Bumi Riau

    Fenomena El Nino memang membawa cuaca ekstrem dan kekeringan panjang, namun kesiapsiagaan personel gabungan dan partisipasi aktif warga desa di garda terdepan diyakini mampu meminimalisir titik api (hotspot).

    Melalui sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kearifan lokal masyarakat, Riau berkomitmen untuk tidak hanya memadamkan api saat terjadi kebakaran, tetapi membangun sistem pencegahan yang kokoh. Harapannya, langit Riau tetap biru dan lingkungan tetap terjaga demi warisan generasi mendatang.

     

     

  • Ibadah hingga Libur Aman, Tokoh Agama dan Warga Apresiasi Pengamanan Polda Metro Jaya Selama Nataru

    Ibadah hingga Libur Aman, Tokoh Agama dan Warga Apresiasi Pengamanan Polda Metro Jaya Selama Nataru

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri melakukan pengecekan kesiapan pengamanan di Gereja St. Andreas Kim Tae Gon, Kelapa Gading, Jakarta Utara. FOTO: Humas PMJ

    JAKARTA – Kebahagian masyarakat bisa merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru) dengan aman dan nyaman di Jakarta dan sekitarnya sangat terasa berkat pengamanan dan pelayanan dari jajaran Polda Metro Jaya yang bekerja sama dengan stakeholder lainnya.

    Contohnya diungkap oleh Romo Aan selaku Pastur Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa yang merasakan pengamanan dan pelayanan ekstra dari jajaran kepolisian sehingga bisa melaksanakan ibadah Natal dengan tenang dan damai.

     

     

    “Saya Romo Aan Pastur Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa, mengucapkan terma kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia khususnya Polres Metro Bekasi yang telah melaksanakan pengamanan untuk perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan dengan aman, kondusif dan lancar,” kata Romo Aan dalam keterangannya, Minggu (4/1/2025).

     

     

    “Sehingga kami semua umat Paroki Cikarang Gereja Ibu Teresa dapat melaksanakan ibadah dengan dengan tenang dan damai, Tuhan memberkati,” sambungnya.

     

     

    Rasa aman dan damai juga dirasakan oleh perwakilan dari Wanita Katolik di Gereja Bunda Hati Kudus Paroki Kemakmuran, Jakarta Pusat, Elita Kaviani Candra.

    Apresiasi setinggi-tingginya diucapkan kepada jajaran Polda Metro Jaya khususnya Polsek Metro Gambir yang telah mengamankan rangkaian ibadah Natal.

     

     

    “Berkat kehadiran dan kesanggupan personel di lapangan kami dapat beribadah dengan penuh rasa aman, tenang, dan damai, termasuk sinergi yang baik membuat wilayah kami kondusif, salut untuk kerja keras Polri dalam menjaga kerukunan dan keamanan warga Gambir, semoga tuhan memberkati tugas pelayanan bapak dan ibu dan semoga Polri semakin jaya,” ucapnya.

    Tak hanya di tempat ibadah, rasa aman dan nyaman juga dirasakan bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman atau berwisata selama masa libur Nataru baik di Stasiun hingga Pelabuhan.

    Ucapkan Terimakasih

    Pria yang akrab dipanggil Sugeng pun merasakannya. Pengamanan dan pelayanan yang ditunjukkan anggota aparat kepolisian dalam mengamankan Stasiun Gambir sangat berkesan untuknya.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada Polres Metro Jakarta Pusat yang telah mengamankan stasiun gambir atas pengamanannya berjalan dengan lancar, aman, tertib. Saya selaku pengguna kereta api di tahun ini merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

    Begitu pun warga ujung timur Indonesia atau tepatnya di Papua yang juga sangat bersyukur atas pengamanan dan pelayanan polisi di Pelabuhan.

    Pria yang akrab disapa Arman mengaku kenyamanan penumpang di Pelabuhan sangat diprioritaskan sehingga dirinya bisa dengan aman untuk pulang ke Manokwari, Papua Barat.

    “Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok yang telah mengamankan pelabuhan, terutama terminal penumpang ini. Kami selaku penumpang KM Dempo mau berangkat ke Manokwari merasa nyaman dan aman, tingkatkan terus pengamanannya, terima kasih atas kenyamanannya,” ucap Arman.

     

     

    Begitu pun dengan Maria, seorang warga Sorong, Papua yang juga berterima kasih atas pengamanan dan pelayanan yang diberikan selama masa perayaan Natal dan Tahun Baru.

    “Terima kasih kepada Polres Pelabuhan Tanjung Priok karena sudah mengamankan pelabuhan, kami penumpang ingin berangkat ke sorong, kami merasa aman dan nyaman, selanjutnya lebih ditingkatkan lagi pengamanan dan pelayanannya,” ucapnya.

    Selain itu, jalur arteri hingga tol pun juga menjadi fokus pengamanan agar masyarakat bisa menikmati perjalanan sebelum bertemu dengan sanak keluarganya.

     

     

    “Saya selaku pengguna jalan tol dari Jakarta ke Merak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang Kota dan seluruh jajaran atas pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berjalan aman, tertib dan humanis,” ucap Darman.

    “Kehadiran personel di sejumlah lokasi membuat masyarakat merasa aman dan nyaman saat berwisata dan beraktivitas bersama keluarga, polisi! jaya jaya,” imbuhnya.

    Ribuan Personel Pengamanan

    Dalam hal ini, Sebanyak 5.044 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

    Menurutnya kesiapan pengamanan ini termasuk dalam rangkaian Operasi Lilin 2025 serta persiapan menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

    “Lebih kurang 5.044 personel, terdiri dari 4.217 anggota Polri, 394 dari TNI, dan 433 dari pemerintah daerah,” ungkap Kombes Budi.

    Seluruh personel disiagakan untuk 106 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.

    Ribuan personel tersebut disebar di beberapa titik wilayah Jakarta, termasuk bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api.

    Tim Jibom (penjinak bom) dan K-9 juga melakukan sterilisasi di beberapa gereja.

    Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara umat Kristiani yang merayakan Natal 2025.

    Selain itu ada beberapa titik fokus pengamanan di wilayah-wilayah daerah keramaian bagi masyarakat, yaitu ada di Bundaran HI, ada di Monas, serta di Ancol.

    Beberapa perhotelan dan mal yang menggelar pelaksanaan kegiatan Natal dan Tahun Baru.

    Kombes Budi berujar pengamanan patroli gabungan telah dilakukan dimulai sore hari kemarin bersama rekan-rekan dari TNI dan pemerintah daerah, melibatkan organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan.

    “Kegiatan ini dilakukan secara kontinu selama pelaksanaan Operasi Lilin dengan melibatkan stakeholder yang ada termasuk beberapa komunitas dari masyarakat,” imbuhnya.