Category: Featured

  • Disaat Sapa Pemudik di Bakauheni, Kapolri Bagikan Bingkisan dan Boneka

    Sapa Pemudik di Bakauheni, Kapolri Bagikan Bingkisan dan Boneka


    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, pada Sabtu (28/3) siang.
    Sambil memantau situasi di ruang tunggu, Sigit menyempatkan diri berbincang ringan dengan beberapa pemudik pejalan kaki.
    Sigit menanyakan daerah asal hingga tujuan perjalanan sembari memberikan imbauan keselamatan.

    “Minal aidzin walfaidzin. Ini dari mana dan mau kemana tujuannya?” kata Sigit kepada salah satu pemudik yang sedang menunggu jadwal keberangkatan kapal di Pelabuhan Bakauheni.

    Pemudik tersebut mengaku hendak menuju ke daerah Kalideres, Jakarta Barat. Sigit berpesan agar mereka tetap waspada selama perjalanan.

    “Hati-hati di jalan ya, jaga kesehatan dan barang bawaan. Semoga sampai tujuan,” ujarnya.

    Kehadiran orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini disambut antusias oleh para pemudik. Banyak dari mereka yang memanfaatkan momen tersebut untuk bersalaman, hingga berswafoto.

    Sigit juga membagikan paket bingkisan berisi makanan ringan dan air mineral kepada pemudik untuk bekal perjalanan. Tidak hanya itu saja, Sigit juga membagikan boneka kepada anak-anak pemudik untuk menghibur mereka di tengah antrean.

    Dalam kunjungan kerjanya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

    Kemudian Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung Irjen Helfi Assegaf dan sejumlah pejabat utama kepolisian.

    Sebelumnya Sigit mengklaim tingkat kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 menurun hingga 7,8 persen dibanding tahun 2025.

    Ia mengatakan penurunan ini terjadi ditengah peningkatan jumlah pemudik sebesar 20,49 persen atau mencapai 2,9 juta masyarakat dari tahun 2025.

    “Tentunya saya juga berterima kasih kepada masyarakat dan juga seluruh anggota yang tahun ini bisa menjaga agar angka kecelakaan, khususnya terkait dengan fatalitas, ini bisa kita kurangi,” ujarnya usai memantau arus balik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Sabtu (28/3) siang.

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Serahkan Sumur Bor dan Bangun Rumah Al-Qur’an di OKU Timur

    Kapolda Sumsel Serahkan Sumur Bor dan Bangun Rumah Al-Qur’an di OKU Timur

    “Bapak Kapolda Sumsel menitipkan salam hangat sekaligus harapan agar bantuan ini menjadi wasilah kebaikan bagi para santri. Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan sumber daya manusia yang religius,” ujar AKBP Dwi dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).

    Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Sunarto, menegaskan aksi sosial ini merupakan bagian dari transformasi Polri yang Presisi, di mana pelayanan publik dan kepedulian sosial menjadi prioritas utama.

    “Kapolda Sumsel senantiasa mendorong seluruh jajaran untuk peka terhadap kondisi di wilayahnya. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga melalui aksi nyata yang bermanfaat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat,” ungkap Kabid Humas.

    Polda Sumsel berharap hubungan harmonis antara kepolisian dan komunitas pesantren terus terjaga, sekaligus membuktikan Polri berkomitmen penuh mendukung pembangunan sosial dan spiritual di wilayah Sumatera Selatan.

  • Anggota Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir

    Polsek Metro Gambir Bantu Temukan Motor Hilang di Monas, Ternyata Pemilik Lupa Lokasi Parkir


    Seorang pria sempat dilanda kepanikan setelah mengira sepeda motornya hilang di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Kendaraan yang diparkir sejak sore hari itu tiba-tiba tidak ditemukan di lokasi yang diingatnya.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Metro Gambir bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pengecekan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area Monas.

    Setelah dilakukan penelusuran dan pencarian secara menyeluruh, motor tersebut akhirnya ditemukan di area parkir pintu masuk Monas Timur. Kejadian ini pun terungkap bukan sebagai tindak pencurian, melainkan karena pemilik kendaraan lupa lokasi parkirnya.

    Meski sempat membuat panik, peristiwa ini berakhir dengan baik. Motor berhasil ditemukan dalam kondisi aman, dan situasi di sekitar kawasan tetap kondusif.

    Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lokasi parkir kendaraan guna menghindari kesalahpahaman serupa.

     

     

  • Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

    Perkuat Solidaritas, Kapolda Sumsel Evaluasi Kinerja Lewat Diskusi Santai

    Jakarta – Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, menggelar coffee morning yang dirangkaikan dengan analisa dan evaluasi (Anev) kinerja jajaran Pejabat Utama (PJU). Kapolda menyampaikan kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk membedah kinerja jajaran.
    Kegiatan ini difokuskan pada evaluasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guna menjaga dan meningkatkan profesionalisme personel jajaran Polda Sumsel.

    Kapolda Sumsel memimpin langsung pertemuan yang dilaksanakan di Ruangan Transit Lantai 1 Gedung Presisi Polda Sumsel, Palembang, pada Kamis (26/3/2026). Turut hadir mendampingi Kapolda, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, dan Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, beserta seluruh PJU Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan kegiatan ini merupakan instrumen penting untuk membedah kinerja masing-masing satuan kerja (satker). Melalui paparan dari tiap Pejabat Utama, dapat diketahui secara pasti capaian target, kendala di lapangan, serta rumusan solusi untuk perbaikan kinerja ke depan.

    “Ke depan, kegiatan coffee morning ini akan rutin diselingi dengan paparan dari masing-masing PJU Polda Sumsel. Tujuannya agar kita semua memahami program dan kendala tiap satker, sehingga permasalahan organisasi dapat diselesaikan bersama dengan mengedepankan komunikasi lintas fungsi,” kata Kapolda, dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

    Kapolda menyoroti profesionalisme Polri sangat bergantung pada kompetensi sumber daya manusia. Ia mengingatkan organisasi harus diisi oleh personel yang ahli di bidang tugasnya masing-masing. Oleh karena itu, pengelolaan kompetensi yang terarah menjadi hal mutlak.

    Kapolda menginstruksikan setiap satker untuk segera memetakan kompetensi personelnya. Pemetaan ini akan menjadi dasar bagi penyusunan program pelatihan dan pengembangan kemampuan secara berkelanjutan.

    “Pimpinan di setiap tingkatan bertanggung jawab memastikan anggotanya memiliki kemampuan yang mumpuni. Kompetensi ini harus terus diasah melalui latihan agar personel selalu siap kerja dan pelaksanaan tugas berjalan efektif serta efisien,” ujarnya.

    Mengakhiri kegiatan, Kapolda Sumsel menekankan memajukan organisasi, seluruh elemen di Polda Sumsel tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Soliditas internal, kolaborasi antarfungsi, dan komitmen terhadap profesionalisme adalah kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

  • Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

    Pasca-Lebaran, Kapolda Sumsel Tekan Tombol ‘Gaspol’, Karhutla Jadi Atensi Utama

    *PALEMBANG, 25 Maret 2026* – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan langsung merapatkan barisan. Mengedepankan semangat melayani dan melindungi masyarakat, Kapolda Sumsel memimpin Apel Pagi sekaligus Halal Bihalal di Halaman Mapolda Sumsel, Rabu (25/3/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., beserta seluruh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.

    Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi personel yang tak kenal lelah menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Beliau menekankan bahwa rasa aman dan nyaman yang dirasakan warga adalah hasil dari sinergitas yang solid antara Polri, ASN, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat. “Keberhasilan pengamanan ini adalah wujud nyata pelayanan kita. Namun,

    tugas melindungi masyarakat tidak berhenti di sini. Personel harus tetap memonitor dinamika arus lalu lintas hingga Operasi Ketupat resmi berakhir malam ini pukul 24.00 WIB,” tegas Kapolda dalam amanatnya. Lebih lanjut, pucuk pimpinan Polda Sumsel tersebut langsung menyoroti tantangan berikutnya yang membutuhkan perhatian serius, yakni kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

    Mengingat musim kemarau yang mulai tiba serta prediksi fenomena El Nino pada tahun 2027, jajaran diminta segera mengambil langkah mitigasi sedini mungkin. Penanganan Karhutla ditegaskan tidak bisa dilakukan sendirian. Kapolda menginstruksikan personelnya untuk kembali merajut sinergi yang kuat dengan berbagai instansi dan masyarakat agar dampak buruk Karhutla terhadap kesehatan dan perekonomian warga dapat dicegah.

  • Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik. Bravo Polri” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota

    Warga Sampaikan, “Polri Telah Melayani Masyarakat dengan Baik. Bravo Polri” usai Titip Motor di Polsek Batu Ceper, Tangerang Kota

    Jakarta – Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan Polri pada momentum mudik dan libur Lebaran 2026 kembali terlihat. Salah satunya disampaikan oleh Wahyu, warga Batu Ceper, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan penitipan kendaraan di Polsek Batu Ceper. Ia menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali dari kampung halaman dengan selamat dan mendapati sepeda motornya tetap aman tanpa kekurangan apa pun.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Wahyu mengucapkan terima kasih kepada Polsek Batu Ceper yang telah menerima penitipan sepeda motor saya saat mudik Lebaran ke kampung halaman. Alhamdulillah, saya sudah kembali ke Batu Ceper dengan selamat, dan motor saya juga dalam keadaan aman, tidak kurang satu apa pun. Terima kasih kepada Polsek Batu Ceper. Polri telah melayani masyarakat dengan baik. Bravo Polri,” ujar Wahyu, Senin (23/3/2026).

    Apresiasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri melalui pelayanan penitipan kendaraan gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Layanan itu dihadirkan untuk membantu warga yang meninggalkan rumah saat mudik, sekaligus memberikan rasa aman terhadap kendaraan yang dititipkan selama ditinggal ke kampung halaman. Diketahui, Polda Metro Jaya membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran Idulfitri 1447 H. Layanan tersebut tersedia di jajaran Polda Metro Jaya, Polres, hingga Polsek, dan diperuntukkan bagi warga yang ingin menitipkan sepeda motor maupun mobil sebagai langkah antisipasi terhadap tindak kejahatan pencurian kendaraan maupun gangguan kamtibmas lainnya.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan masyarakat merupakan indikator bahwa pelayanan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya. Menurutnya, layanan penitipan kendaraan gratis yang dihadirkan selama masa mudik Lebaran menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan ketenangan bagi warga yang meninggalkan rumah untuk pulang ke kampung halaman. “Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat yang mudik merasa lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya terlihat dalam aspek pengamanan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto. Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan jajaran Polda Metro Jaya selama masa mudik dan libur Lebaran merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun kedekatan dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

    Menurutnya, respons positif dari masyarakat menjadi energi dan dorongan moral bagi seluruh personel untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

     

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala

    Ditpolairud Polda Metro Jaya Bersama Satgas Bang Jasri Bersihkan Permukiman Terdampak Banjir di Kebon Pala

     Jakarta. Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melalui personel Siaga Bencana Operasi Ketupat melaksanakan kegiatan bersih-bersih bersama Satgas “Bang Jasri” (Bhayangkara Jakarta ASRI) di wilayah Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Minggu (22/3/2026).

    Kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat pascabanjir yang sebelumnya merendam permukiman warga akibat tingginya curah hujan di wilayah Depok dan Bogor. Banjir tersebut sempat mengganggu aktivitas warga dan meninggalkan lumpur serta sampah di sejumlah rumah.

    Aksi kemanusiaan ini dipimpin oleh Koordinator Siaga SAR AKP Hamdannallah, didampingi Wakil Koordinator Ipda Gede Mahardika, dengan melibatkan Pleton I Siaga Bencana yang terdiri dari 24 personel. Sebelum melakukan pembersihan, personel terlebih dahulu melaksanakan patroli pengamanan, pencarian, dan pertolongan di sekitar wilayah terdampak guna memastikan situasi aman dan kondusif.

    Berdasarkan hasil pemantauan, banjir terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, yang menggenangi empat RT, yaitu RT 11 dan RT 12 RW 04 serta RT 13 dan RT 14 RW 05 di Kelurahan Kampung Melayu. Saat kegiatan berlangsung, kondisi air telah berangsur surut, sehingga petugas bersama BPBD Jakarta Timur segera bergerak membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak.

    Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Mustofa, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan lingkungan warga.

    “Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

    Selain melakukan pembersihan, personel juga tetap bersiaga di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis dan profesional, sesuai dengan tugas Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

    Lebih lanjut, Kombes Pol. Mustofa menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri yang diimplementasikan melalui Satgas Bang Jasri. Program tersebut bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

    Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif, pengamanan, serta bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera berkoordinasi dengan petugas apabila membutuhkan bantuan.

    Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Kepolisian 110 untuk melaporkan keadaan darurat atau meminta bantuan secara cepat, demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

    Warga Terdampak Banjir Hubungi Layanan 110, Dit Samapta PMJ Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Ciracas

    Personel Dit Samapta Polda Metro Jaya melaksanakan evakuasi warga terdampak banjir di Jl. Pengantin Ali 7, Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) pukul 20.30 WIB. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas panggilan masyarakat melalui layanan darurat Polri 110 terkait adanya warga yang membutuhkan bantuan di lokasi.

    Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel bergerak cepat menuju titik kejadian untuk memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak. Selain melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan, anggota juga melaksanakan patroli siaga bencana di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi situasi bencana yang dapat berkembang.

    Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat. “Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir atau situasi darurat lainnya mendapatkan bantuan secara cepat, tepat dan profesional,” ujarnya.

    Selanjutnya, setelah kegiatan evakuasi selesai dilaksanakan, personel masih tetap bersiaga di lokasi guna merespon apabila terdapat warga lain yang memerlukan bantuan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan penanganan awal di lokasi berjalan dengan baik.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila menghadapi kondisi darurat maupun membutuhkan bantuan petugas. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk segera memanfaatkan layanan respon cepat Polri 110 apabila menemukan situasi darurat, bencana, atau membutuhkan bantuan kepolisian lainnya. Layanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk merespons setiap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

    Polda Metro Jaya akan terus melakukan langkah-langkah preventif dan responsif dalam menghadapi situasi bencana maupun kondisi darurat lainnya. Polri berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Luar Biasa Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Luar Biasa Gerak Cepat Ditlantas Polda Sumsel Dalam Mengurai Kemacetan Parah Atasi Antrean 45 Km di Jakur Tungkal Jaya – Bayung Lencir

    Sumatera Selatan — Kepolisian melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel bergerak cepat dalam menangani kemacetan ekstrem sepanjang kurang lebih 45 kilometer yang terjadi di jalur nasional Tungkal Jaya — Bayung Lencir. Kepadatan lalu lintas tersebut dilaporkan menyebabkan antrean panjang serta menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

    Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan dipicu oleh sejumlah faktor yang terjadi secara bersamaan. Di antaranya adalah truk yang terguling akibat patah as, serta muatan besi yang menutup sebagian badan jalan. Selain itu, perilaku pengendara yang melawan arus turut memperparah kondisi lalu lintas. Aktivitas antrean di SPBU dan pasar tumpah di sekitar jalur tersebut juga menjadi penyumbang kepadatan.

    Faktor lain yang memperburuk situasi adalah keberadaan truk over dimension over load (ODOL) yang kesulitan melintasi tanjakan, sehingga memperlambat arus kendaraan secara keseluruhan.

    Dampak dari kondisi tersebut sangat signifikan, dengan antrean kendaraan mencapai sekitar 45 kilometer dan menyebabkan kemacetan total di ruas jalan nasional. Bahkan, dilaporkan terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas di titik-titik tertentu akibat kepadatan ekstrem.

    Dalam merespons situasi tersebut, Ditlantas Polda Sumsel segera mengambil langkah cepat dan terukur. Petugas melakukan evakuasi truk yang terguling dengan menggunakan alat berat guna membuka akses jalan. Selain itu, dilakukan koordinasi lintas wilayah dengan kepolisian di Provinsi Jambi dan Lampung untuk mengatur arus kendaraan secara regional.

    Upaya lain yang dilakukan meliputi pengalihan arus lalu lintas serta penerapan sistem buka tutup jalan guna mengurai kepadatan. Petugas juga melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melawan arus, serta menindak tegas truk ODOL dengan melakukan pengandangan.

    Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, patroli intensif serta penyampaian imbauan melalui public address terus dilakukan di sepanjang jalur terdampak.

    Langkah cepat ini diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus lalu lintas serta mencegah dampak lanjutan yang lebih luas bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Sumatera Selatan.

     

     

  • POLISI MEMERIKSA 86 CCTV UNTUK DAPATKAN IDENTITAS PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS

    POLISI MEMERIKSA 86 CCTV UNTUK DAPATKAN IDENTITAS PELAKU PENYIRAMAN AIR KERAS

     

    JAKARTA – Kerja keras dan ketelitian menjadi kunci utama jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya dalam mengungkap tabir kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS. Tak tanggung-tanggung, penyidik telah melakukan penyisiran dan pemeriksaan mendalam terhadap 86 titik rekaman CCTV guna memetakan secara presisi pergerakan para pelaku.

    Pemeriksaan puluhan CCTV ini dilakukan secara berangkai, mulai dari titik keberangkatan terduga pelaku, lokasi kejadian, hingga jalur pelarian yang digunakan. Langkah masif ini merupakan bagian dari penerapan Scientific Crime Investigation yang menjadi atensi khusus Kapolri, guna memastikan pengungkapan kasus dilakukan berdasarkan fakta-fakta digital yang tak terbantahkan dan akuntabel.

    Dirreskrimum Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa dari puluhan rekaman tersebut, penyidik berhasil menemukan petunjuk krusial. Salah satu CCTV merekam wajah jelas pelaku sesaat sebelum aksi dilakukan, di mana saat itu pelaku belum menggunakan helm. Data visual ini kemudian disinkronisasikan dengan analisis pergerakan dan identifikasi pakaian yang dikenakan, sehingga mengerucut pada identitas para terduga pelaku.

    “Kami menyisir 86 titik CCTV untuk mendapatkan gambaran utuh secara faktual. Hasilnya, kami berhasil mengidentifikasi pergerakan yang konsisten serta kecocokan fisik dan atribut yang digunakan pelaku. Berdasarkan penguatan dari keterangan 15 saksi dan database Polri, kami berhasil mengidentifikasi pelaku utama,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya di Gedung Promoter, Rabu (18/3/2026).

    Meskipun identitas 2 pelaku telah teridentifikasi, Dirreskrimum menegaskan bahwa proses analisa ilmiah tidak berhenti begitu saja. Penelusuran digital melalui puluhan CCTV tersebut masih terus dikembangkan untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain atau aktor yang terlibat dalam perencanaan aksi tersebut.

    Keberhasilan mengidentifikasi pelaku melalui pemeriksaan 86 CCTV ini menjadi bukti profesionalisme Polda Metro Jaya dalam memanfaatkan teknologi kepolisian modern. Langkah transparan ini diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi korban dan publik, sekaligus menunjukkan bahwa Polri tidak akan membiarkan aksi kejahatan jalanan sekecil apa pun lolos dari pemantauan hukum.