Category: Featured

  • Polda Metro Jaya Berhasil Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya Berhasil Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga berencana memicu kerusuhan dalam perayaan May Day 2026 di Jakarta pada Jumat (1/5/2026). Penangkapan ini dilakukan setelah petugas menemukan sejumlah bukti berupa peta penyerangan hingga jadwal rencana aksi anarkis di lapangan sebagaimana dilansir dari Detikcom.

     

     

     

    Penyidik kepolisian menemukan dokumen terperinci yang menyusun skenario kekacauan selama aksi buruh berlangsung. Pihak berwenang menyebutkan bahwa kelompok tersebut telah mengatur pergerakan massa secara sistematis untuk melakukan serangan di titik-titik tertentu.

     

    “Dan kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Mereka sudah mempersiapkan rekan-rekan sekalian di sini tergambar dengan jelas, bisa dilihat juga di layar, yang rundown,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026).

    Penjelasan lebih lanjut mengenai teknis serangan tersebut diungkapkan melalui bukti jadwal yang telah disusun oleh para terduga pelaku. Polisi mengidentifikasi adanya pembagian waktu spesifik untuk melancarkan aksi ofensif terhadap petugas di lokasi.

     

     

     

    “Bisa tergambar dengan jelas mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya. Jadi per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan kalau bahasa di sini,” tambahnya.

    Dokumen yang disita juga memuat pemetaan jalur logistik dan penyelamatan diri bagi para pelaku kerusuhan. Kombes Iman Imanuddin menegaskan bahwa skema tersebut mencakup rute keberangkatan hingga lokasi evakuasi setelah melakukan aksi.

    “Ini sudah mereka persiapkan. Jadi datang dari mana, kemudian kejadiannya seperti apa, dan kembalinya harus ke mana. Titik-titik kumpulnya mereka sudah tentukan,” sebutnya.

    Selain dokumen perencanaan, petugas menyita alat komunikasi, sejumlah uang tunai, serta senjata berbahaya seperti bom molotov dan senjata tajam. Uang tersebut diduga akan didistribusikan kepada massa yang bersedia bergabung dalam aksi kelompok tersebut.

     

     

    “Ini adalah sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan yang berdasarkan informasi yang bersangkutan kepada kami bahwa uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama-sama dengan kelompoknya,” sebutnya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelompok ini menggunakan media sosial sebagai sarana provokasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan bentrokan antara elemen serikat buruh dengan cara menyusup ke dalam barisan massa saat unjuk rasa berlangsung.

    “Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta di antaranya mereka merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung,” ucap dia.

    Para terduga pelaku yang ditangkap rata-rata berusia antara 20 hingga 30 tahun. Kepolisian menyatakan bahwa 101 orang tersebut akan dipulangkan ke kediaman masing-masing segera setelah seluruh proses pemeriksaan intensif dinyatakan selesai.

  • Polda Metro Jaya Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya Amankan 101 Orang Terduga Provokator Ricuh May Day

    Polda Metro Jaya mengamankan 101 orang yang diduga berencana memicu kerusuhan dalam perayaan May Day 2026 di Jakarta pada Jumat (1/5/2026). Penangkapan ini dilakukan setelah petugas menemukan sejumlah bukti berupa peta penyerangan hingga jadwal rencana aksi anarkis di lapangan sebagaimana dilansir dari Detikcom.

     

    Penyidik kepolisian menemukan dokumen terperinci yang menyusun skenario kekacauan selama aksi buruh berlangsung. Pihak berwenang menyebutkan bahwa kelompok tersebut telah mengatur pergerakan massa secara sistematis untuk melakukan serangan di titik-titik tertentu.

    “Dan kami menemukan dokumen rencana untuk melakukan kerusuhan. Mereka sudah mempersiapkan rekan-rekan sekalian di sini tergambar dengan jelas, bisa dilihat juga di layar, yang rundown,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (1/5/2026).

    Penjelasan lebih lanjut mengenai teknis serangan tersebut diungkapkan melalui bukti jadwal yang telah disusun oleh para terduga pelaku. Polisi mengidentifikasi adanya pembagian waktu spesifik untuk melancarkan aksi ofensif terhadap petugas di lokasi.

    “Bisa tergambar dengan jelas mereka sudah mempersiapkan rundown acaranya. Jadi per jam mereka sudah mempersiapkan kapan mereka melakukan serangan atau serbuan kalau bahasa di sini,” tambahnya.

    Dokumen yang disita juga memuat pemetaan jalur logistik dan penyelamatan diri bagi para pelaku kerusuhan. Kombes Iman Imanuddin menegaskan bahwa skema tersebut mencakup rute keberangkatan hingga lokasi evakuasi setelah melakukan aksi.

    “Ini sudah mereka persiapkan. Jadi datang dari mana, kemudian kejadiannya seperti apa, dan kembalinya harus ke mana. Titik-titik kumpulnya mereka sudah tentukan,” sebutnya.

    Selain dokumen perencanaan, petugas menyita alat komunikasi, sejumlah uang tunai, serta senjata berbahaya seperti bom molotov dan senjata tajam. Uang tersebut diduga akan didistribusikan kepada massa yang bersedia bergabung dalam aksi kelompok tersebut.

    “Ini adalah sejumlah uang yang berhasil kami amankan dari tangan salah satu koordinator di lapangan yang berdasarkan informasi yang bersangkutan kepada kami bahwa uang tersebut akan digunakan atau diberikan kepada mereka yang ikut hadir bersama-sama dengan kelompoknya,” sebutnya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kelompok ini menggunakan media sosial sebagai sarana provokasi. Tujuannya adalah untuk menciptakan bentrokan antara elemen serikat buruh dengan cara menyusup ke dalam barisan massa saat unjuk rasa berlangsung.

    “Dalam pembicaraan sesama mereka, terungkap beberapa fakta di antaranya mereka merencanakan akan mengadu domba antar elemen serikat buruh dengan melakukan penyusupan pada saat kegiatan sedang berlangsung,” ucap dia.

    Para terduga pelaku yang ditangkap rata-rata berusia antara 20 hingga 30 tahun. Kepolisian menyatakan bahwa 101 orang tersebut akan dipulangkan ke kediaman masing-masing segera setelah seluruh proses pemeriksaan intensif dinyatakan selesai.

  • Sebuah Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

    Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

    BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026).

    Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung.

    “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026).

    Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat.

    Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan.

    Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik.

    Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem.

    “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia.

    Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut.

    “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama.

    Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas.

    Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)

  • Polairud Polda Sulut Gandeng PWI Bitung, Kombes Bayuaji Yudha Prajas Perketat Pengawasan BBM Subsidi dan Lindungi Laut

    Polairud Polda Sulut Gandeng PWI Bitung, Kombes Bayuaji Yudha Prajas Perketat Pengawasan BBM Subsidi dan Lindungi Laut

     

    Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulawesi Utara terus memperkuat sinergi dengan insan pers. Hal ini ditandai dengan kegiatan silaturahmi yang digelar Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, didampingi PS. Kasubdit Patroliairud Karel Tangay, bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bitung.

    Kegiatan yang berlangsung di Cafe Mono Box, Kecamatan Maesa, Kamis (30/04/2026), tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan kemitraan yang semakin erat antara kepolisian dan media.

     

    Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menegaskan pentingnya peran media dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya di wilayah perairan yang memiliki tantangan tersendiri.“Di wilayah perairan, kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran rekan-rekan wartawan sangat penting untuk saling berbagi informasi demi kepentingan masyarakat, khususnya warga Kota Bitung,” ujarnya.Ia juga menyoroti dampak dinamika global, termasuk konflik di Timur Tengah, yang berimbas pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu penyalahgunaan distribusi BBM dan gas bersubsidi di tengah masyarakat.“Kita harus bersama-sama mengawasi agar BBM bersubsidi digunakan sesuai peruntukannya. Begitu juga dengan LPG 3 kilogram yang merupakan subsidi pemerintah bagi masyarakat,” tegas Bayuaji.Lebih lanjut, ia turut mengajak masyarakat pesisir untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan laut dan pantai. Menurutnya, kelestarian ekosistem laut sangat bergantung pada kesadaran kolektif.“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di laut, serta mengurangi penggunaan plastik. Kebersihan pantai dan laut adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.Sementara itu, Ketua PWI Kota Bitung, Taizar Basalamah, menyampaikan apresiasi atas langkah Polairud Polda Sulut dalam membangun komunikasi yang baik dengan insan pers.

    Menurut Taizar, hubungan antara Polri dan wartawan merupakan kemitraan strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

    “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sinergi antara Polri dan wartawan harus terus terjalin demi kepentingan publik,” ungkapnya.

  • Sebuah Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

    Sebuah Klinik Terapung Terobosan di Bidang Kesehatan Besutan Ditpolairud Polda Sulut

    BITUNG,  Inilah trobosan di bidang kesehatan, dilakukan Dirpolairud Polda Sulut, Kamis (30/4/2026).

    Melalui bidang kesehatan yang ada di Ditpolairud Polda Sulut, naik turun kapal yang ada di perairan Selat Lembeh Kota Bitung.

    “Trobosan pendekatan ke masyarakat pesisir.Ada klinik terapung melakukan pemeriksaan kesehatan ke nelayan dan awak kapal yang berada di atas kapal,” kata Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas, saat kong-kongko dengan puluhan wartawan di Kota Bitung Provinsi Sulut, Kamis (30/4/2026).

    Lanjut Bayu, selain itu ada Gas LPG 3 Kilogram harus di kawal agar tepat sasaran ke masyarakat.

    Selain itu pihaknya juga fokus pada Kebersihan lingkungan, harus dijaga bersama, kolaborasi bersama melakukan kegiatan bersih pantai dan himbauan ke warga pesisir jaga kebersihan lingkungan.

    Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah pada tempatnya dan hindari penggunaan sampah plastik.

    Termasuk dengan lingkungan di laut, bermuara pada keberlangsungan ekosistem.

    “Mengenai lingkungan erat kaitannya dengan kebijakan lingkungan dari Presiden RI Prabowo Subianto, yaitu gerakan Asri (Aman, sehat, resik dan indah),” kata dia.

    Terpisah Ketua PWI Bitung Tezar Basalama, mewakili puluhan jurnalis yang mengikuti kegiatan kongko-kongko, memberikan apresiasi kepada Dirpolairud Polda Sulut.

    “Kami haral kedepan akan terus terjalin terys kemitraan ini,” kata Ketua PWI Bitung Tezar Basalama.

    Pihaknya berkomitmen akan kawal kebijakan institusi kepolisian di sektor migas.

    Termasuk keamanan dan ketertiban masyarakat pesisir di Kota Bitung.(redaksi)

  • SPPG Polres Jakut Polda Metro Raih Predikat Dapur Terbaik dari BGN

    SPPG Polres Jakut Polda Metro Raih Predikat Dapur Terbaik dari BGN

    Jakarta — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegangsaan Dua Polres Metro Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai Dapur Terbaik se-DKI Jakarta dari Kedeputian Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN).

    Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha dalam kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada Kasatpel, yayasan, dan mitra di Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz mengatakan penghargaan itu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi jajaran Polres Metro Jakarta Utara, pengelola SPPG, Yayasan Bhayangkari, dan para mitra yang selama ini mendukung program tersebut.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan, kebersihan dapur, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai ketentuan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    SPPG Pegangsaan Dua dinilai memenuhi sejumlah kriteria penilaian BGN. Di antaranya kelengkapan denah alur masuk dan keluar atau in-out SPPG, fasilitas yang sesuai aturan BGN, kelengkapan sertifikasi, serta kondisi dapur yang terjaga, bersih, dan terpelihara.

    Selain itu, keaktifan Kepala SPPG dalam pelaporan juga menjadi salah satu poin penting penilaian. Pelaporan dilakukan melalui aplikasi Tawas untuk laporan mingguan dan bulanan, serta SIBGN untuk laporan harian.

    Dalam kegiatan tersebut, SPPG Pegangsaan Dua diwakili M. Riezki Persada selaku Kepala SPPG Pegangsaan Dua dan Rachel Tiurmaida selaku Kepala SPPG 2 Pegangsaan Dua. Hadir pula perwakilan Yayasan Bhayangkari dan mitra pendukung.

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz menegaskan pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui tata kelola SPPG yang tertib, higienis, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

    “Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi semangat bersama untuk memberikan pelayanan terbaik serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tutupnya.

  • Tanpa Narkoba itu Keren Maka Jangan Biarkan Narkoba Menghancurkan Wajah dan Masa Depanmu

    Tanpa Narkoba itu Keren Maka Jangan Biarkan Narkoba Menghancurkan Wajah dan Masa Depanmu

    Menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan setiap individu. Namun, masih ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang, salah satunya adalah paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.

    Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik, termasuk penampilan. Perubahan pada kulit, menurunnya vitalitas, serta berkurangnya kualitas hidup menjadi beberapa hal yang perlu diwaspadai.

    Sering kali, dampak tersebut tidak langsung terlihat, melainkan terjadi secara bertahap. Inilah yang membuat pentingnya kesadaran sejak dini untuk menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merugikan kesehatan. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup tetap baik.
    Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta membuat pilihan hidup yang lebih bijak. Lingkungan yang positif dan dukungan dari orang terdekat juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan yang sehat.

    Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kondisi saat ini, tetapi juga tentang masa depan. Dengan memilih gaya hidup yang baik, setiap individu dapat tetap tampil percaya diri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih optimal.

     

     

  • Bersama BNN Berani Tolak Narkoba 

    Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan setiap individu. Namun, masih ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang, salah satunya adalah paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.

    Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik, termasuk penampilan. Perubahan pada kulit, menurunnya vitalitas, serta berkurangnya kualitas hidup menjadi beberapa hal yang perlu diwaspadai.

    Sering kali, dampak tersebut tidak langsung terlihat, melainkan terjadi secara bertahap. Inilah yang membuat pentingnya kesadaran sejak dini untuk menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merugikan kesehatan. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup tetap baik.
    Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta membuat pilihan hidup yang lebih bijak. Lingkungan yang positif dan dukungan dari orang terdekat juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan yang sehat.

    Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kondisi saat ini, tetapi juga tentang masa depan. Dengan memilih gaya hidup yang baik, setiap individu dapat tetap tampil percaya diri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih optimal.

     

     

  • Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

    Mak Vera & Misi Cetak Artis Bersih Narkoba

    Semangat perjuangan R.A. Kartini kini bertransformasi melalui tangan-tangan dingin perempuan yang berdedikasi membimbing masa depan bangsa. Salah satu sosok yang menjadi teladan nyata adalah **Mak Vera**. Melalui kiprah panjangnya di dunia hiburan Indonesia, ia membuktikan bahwa peran perempuan bukan sekadar pengelola talenta, melainkan penjaga moral bagi generasi kreatif.

    Dalam sebuah diskusi mendalam melalui **Podcast BNN** menjelang Hari Kartini, Mak Vera membagikan filosofi hidup yang ia tanamkan kepada seluruh anak didiknya. Baginya, kesuksesan di atas panggung bukanlah pencapaian sejati jika tidak dibarengi dengan **pola hidup sehat dan produktif**. Sejak awal karier, ia selalu menekankan bahwa komitmen pribadi adalah fondasi utama bagi seorang seniman untuk tetap bersinar secara konsisten.

    ### **Membangun Karakter di Tengah Gemerlap Industri**

    Fokus utama perjuangan Mak Vera terletak pada pembentukan karakter. Sebagai “Kartini Masa Kini,” ia memandang perempuan modern memiliki tanggung jawab besar sebagai pembimbing:

    * **Penyaring Pengaruh Negatif:** Mak Vera aktif bekerja sama dengan lembaga terkait untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan zat adiktif.

    * **Lingkungan Positif:** Ia memastikan ekosistem seni menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan fisik dan mental, bukan tempat yang menjerumuskan.

    * **Keteladanan Harian:** Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil yang disiplin, sebuah prinsip yang ia tunjukkan melalui tindakan nyata setiap hari.

    > “Talenta besar tanpa karakter yang kokoh hanyalah kesuksesan yang sementara. Tugas kita adalah memastikan pemuda Indonesia mampu berkarya tanpa harus terjebak pengaruh buruk.”

    ### **Pesan Untuk Masa Depan**

    Kisah Mak Vera adalah pengingat bahwa dedikasi seorang perempuan mampu membawa perubahan sistemik. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun industri hiburan yang lebih bersih dan bermartabat. Melalui arahan yang tepat sejak dini, Mak Vera optimis bahwa generasi muda Indonesia akan terus melahirkan karya hebat dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat.

    **Selamat Hari Kartini. Mari menjadi pelopor perubahan melalui keteladanan.**

     

     

  • Dir polairud Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Pimpin Lansung  Aksi Bersih Bersih Pantai di Pulau Lembeh

    Dir polairud Kombes Pol Bayu Aji Yudha Prajas Pimpin Lansung  Aksi Bersih Bersih Pantai di Pulau Lembeh

    Sebagaimana yang menjadi program Presiden Prabowo yaitu Program Nasional Indonesia Asri terkait bersih-bersih di pesisir pantai yang merupakan upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan.

    Salah satunya melalui kegiatan bersih-bersih  pantai di salah satu pulau yaitu Pulau Serena Pasir Putih Lembeh Bitung Sulawesi Utara.

    Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Polairud Polda sulut dan Jurnalis Polda Sulut dalam membersihkan kawasan pantai.

    Dipimpin langsung Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Bayuaji Yudha Prasaja bersama jurnalis serta kru Kapal Polisi Kresna 7004 Baharkam Polri. personil bergerak cepat membersihkan pesisir Pantai Serena Pasir Putih, Pulau Lembeh, Kota Bitung, Jumat (24/4/2026) sore.

    Puluhan personel turun langsung mengumpulkan sampah plastik yang menumpuk di sepanjang pantai.

    Dalam giat bersih-bersih pesisir pantai Dirpolairud Polda Sulut didampingi Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronny Journey LuLumempouw.

    Para personel dan jurnalis menyisir pantai. Mereka mengangkat botol plastik, kemasan makanan, styrofoam, hingga potongan kayu yang terbawa arus laut.

    (Fotto : Kombes Pol Bayuaji sedang mengangkat sampah)

    Kombes Bayuaji “Kami dari Direktorat Polairud Polda Sulut, bersama rekan-rekan jurnalis Polda Sulut, dan dari ABK Kapal Polisi Kresna 7004, kita sekarang berada di Pulau Lembeh, yaitu di Pantai Serena, dalam rangka bersih-bersih pantai kegiatan Indonesia Asri,”ujarnya.

    Bayuaji mengungkapkan, sampah yang menumpuk diduga berasal dari kiriman gelombang laut. Kondisi ini sering terjadi saat musim angin barat.

    “Di mana pada saat kita tadi berlabuh di pantai ini, banyak sekali plastik-plastik sampah, dikarenakan mungkin musim angin barat yang terbawa ombak, sehingga kita berinisiatif dengan rekan-rekan semuanya untuk membersihkan kegiatan Jaga Asri ini,” ungkapnya.

    Petugas berhasil mengumpulkan 31 karung sampah plastik. Seluruh sampah kemudian dibawa ke Mako Ditpolairud di Kota Bitung untuk proses penanganan lebih lanjut.

    “Di mana pada saat ini, kita berhasil mengumpulkan 31 karung sampah plastik. Sampah tersebut kita akan bawa ke markas kita, dan akan dibawa oleh Pemkot Kota Bitung,” jelasnya.

    Bayuaji menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Sulawesi Utara merupakan laut yang kaya keanekaragaman hayati.

    “Tentunya sampah-sampah ini kan berasal dari masyarakat juga. Tentunya kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Bitung, khususnya yang di daerah pesisir, untuk kita sama-sama menjaga lingkungan kita, Karena mayoritas Provinsi Sulawesi Utara ini 70 persennya adalah laut, dan di sana banyak keanekaragaman hayati di laut yang tentunya harus kita jaga,” pungkasnya.

    Koordinator Jurnalis Polda Sulut, Ronny Journey Lumempouw, menegaskan peran jurnalis tidak hanya sebatas menulis berita. Ia mendorong insan pers ikut terlibat langsung dalam aksi sosial.

    “jurnalis tidak hanya sekadar menulis berita namun bukti nyata dari tulisan yang kita buat harus turun langsung memberikan dampak nyata kepada masyarakat,” tegas Ronny Journey.

    Kepedulian ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan laut dan pesisir di Sulawesi Utara.